Sabtu, 23 Mei 2015

mengartikan Filsafat Islam





MENGARTIKAN FILSAFAT ISLAM ( Filsafat islam sebuah kajian tematik dari Dr Zaprulkhan, M.S.I)
Mr


Cabang ilmu filsafat yang paling sempurna. Penulis mensubyektifkan diri bahwa filsafat islam adalah dua kata yang saling menyempurnakan. Dari semua cabang filsafat, filsafat Islamlah yang menawarkan kesegaran kebenaran yang melimpah bak air terjun Zam-zam yang tak pernah berhenti deras mengalir memuaskan rasa haus.
Filsafat Islam adalah Filsafat yang membawa renaisance kecil ke Eropa. Lewat Filsafat Islam inilah. Barat mesti berterima kasih dengan peradaban besar Filsafat yang dibawahi oleh Islam. Yang dinaungi oleh Islam. Filosof besar kenamaan Seperti Ibn Alfarabi, Ibnu Sina, Algazali, Ibn Rusyd. Menjadi jembatan antara peradaban emas Yunani yang kemudian melewati peradaban cemerlang Islam lalu menuju pada Era Modern Barat.
Bagaimana bisa harumnya peradaban islam itu. Bagaimana bisa dengan Filsafat Islam bisa membuat barat mencapai kemodernitasnya. Al-Qur’an dan Hadis merupakan jawaban yang paling layak di beberkan. Karena dalam menggagas konsep-konsep filosofisnya. Para filosof muslim tentu saja menangkap makna dalam atau makna batin Al-Qur’an dan hadis. Sehingga menciptakan filsafat yang berbeda satu sama lainnya tergantung kapasitas intelek mereka dalam memaknai Al-Qur’an dan Hadis.
Namun apakah Filsafat Islam itu?
Filsafat Islam tidak bisa langsung diberi defenisi sebelum memisahkan keduanya. Filsafat Islam terdiri dari dua kata Filsafat dan Islam. Secara etimologi dan hampir semuanya seragam bahwa Filsafat itu bersal dari bahasa yunani. Yakni philein dan shopien. “Philein” yang artinya cinta sedangkan “shopien” yang artinya bijaksana. Sehingga sacara sederhana filsafat adalah cinta terhadap kebijaksanaan.
Secara terminologi filsafat adalah kontemplasi atau mempelajari secara keseluruhan dialektika mengenai eksistensi kehidupan yang berakhir pada visi kebenaran “ Aku adalah Tuhan”. Artinya bahwa makna tertinggi dari jawaban dialektika mengenai eksistensi kehidupan adalah menyingkap kemaha benaran.
Dari kata filsafat kita dapat melihat dua buah kutub. Yakni kutub aktivitas yang ditandai oleh kata “ Philein” yakni aktivitas untuk mencintai. Membesarkan hasrat. Sedangkan kutub objek yang ditandai oleh “Shopien” yakni kebijaksanaan. Maka Filsafat merupakan aktivitas suci dalam mencintai kebijaksanaan. Dari pengertian ini pula kita sudah bisa menangkap visi Phitagoras dalam memaknai Filsafat. Yang adalah manusia tidak akan pernah bisa Shopien. Manusia hanya bisa menjadi Filsafat yakni manusia yang pecinta kebijaksanaan.
Sementara itu kata islam secara tematik berasal dari kata salima yang berarti tunduk, damai dan selamat. Dengan ber islam kita mutlak menyerahkan diri kepada Allah. Karena dengan hanya menyerahkan diri kepada Allah kita merasakan kedamaian dan keselamatan. Islam berlaku untuk semua maklhluk ciptaan Allah. Air, api, udara, tanah semuanya harus tunduk kepada Allah. Sebagai juga ketundukan kepada sunatullah (hukum alam)
Jadi Filsafat islam, Islamic philosophy adalah filsafat yang bercorak islam. Islam yang berpasangan dengan kata filsafat mengadung tafsir sebagai sifat dan corak dari aktivitas filsafat. Filsafat Islam bukan filsafat tentang islam. Karena filsafat islam adalah berpikir dengan bebas dan radikal namun tetap berada dalam taraf makna yang mempunyai sifat, corak dan karakter yang mendamaikan dan menyelamatkan.
Filsafat islam adalah filsafat kenabian Muhammad. Inilah yang menjadi sifat tersendiri bagi filsafat islam yang tidak pernah di temukan pada garis panjang tradisi filsafat yunani. Konsep filsafat mengenai kenabian ini secara teoritis pertama kali dibangun oleh al Farabi. Alfarabi beranggapan bahwa nabi memiliki kekuatan imajinatif yang dapat berhubungan dengan aql fa’al untuk berdiri pada kebenaran tertinggi. Yang kemudian oleh Ibn Sina dikembangkan menjadi aql suci yang dapat mencapai kegaiban dan bersatu di dalamnya.

Jumat, 22 Mei 2015

Menyembah Sejarah




Menyembah Sejarah

Tali tawaf sejarah menggema disetia denyut ruang waktu. Disetiap galaksi tanda, yang maha alfa dan omega menancapkan magnum opusnya. Sepesies homo sapiens seperti domba berlarian ditaman-taman harmonis dan permusuhan eksistensialis.
Kadangkali. Keharmonisan sejarah sering diputarbalikkan menjadi tuhan sesembahan. Homo sapiens si “ anak-anak sejarah” mencaplok sejarah yang sebenarnya mesti diluruskan. Misi Qabilisme yang menancapkan bendera radikalisme anarkisme mesti disucikan.
Sebagai anak-anak sejarah yang Habil kita harus men das sein dan men das sollen kan tali kusut sejarah. Janagn sampai kita menjadi kamikaze bablas yang mengharakirikan peradaban.
Sunni , Syiisme dan khawarij adalah buatan produksi sejarah yang sudah kadaluarsa. Maka untuk menjadi menusia sapiens islam, kita jangan tolol mengkonsumsi produk kadaluarsa yang sudah menajdi racun.
Jadilah kita menjadi manusia yang hanya islam. Enajdi penentu sejarah masa depan yang akan menggema. Kita mesti tinggalkan aliran-aliran kotor yang bermulut besar untuk menuju madani peradaban.

Rohingya




ROHINGYA

Ketika agama cinta berubah menjadi cinta agama. Keharmonisan tergerus oleh hegemoni permusuhan. Selain Tuhan tunggal. Tuhan yang lain tak ingin di“Ika”. Manusia yang inlander terhadap Agama. Akan berubah menjadi Qabil Radikal lalu Anarkisme yang berujung pada Sadisme.
Terdengarlah dengan suara lantang. Pengungsi Rohingya menepi di Aceh setelah terombang ambing mengikuti arah angin selama beberapa bulan. Mereka adalah korban dari penyembahan agama yang di politisi. Mereka adalah korban dari genosida 969 bikhsu Ashin Wirathu. Sedih nadi jantung mendengar suara lantang itu. Adakah streotipe di Islam bisa diluruskan. Islam di streotipekan dengan sebutan Agama kekerasan atau agama teroris yang mesti di genosidakan. Dari setiap kelakuan dan kejadian kotor yang dialamatkan dari agama Islam.
Hampir disemua tempat. Hampir disemua budaya. Islam terkenal dengan streotipenya itu. Memang kejadian Faktual-faktual tidak bisa dipungkiri semakin menyudutkan Islam. Di Irak dan Syriah kita saksikan ada Isis dan Al qaeda. Di Nigeria ada Boko Haram. Di Somalia ada As shabab.
Namun Islam tak bisa di anak tirikan sebagai agama satu-satunya yang radikal. Kejadian Rohingya memfaktualkan bahwa semua agama memiliki radikal.  Di Myanmar ada kelompok Budha 969. Di Amerika ada kelompok fundamentalis radikal agama Kristen seperti David Fores dan Tim Veigh. Di Jepang juga kelompok radikal Aum Shinrikyo. Di Norwegia ada Andres Breivik. Maka kemudian kekerasan yang berdalih agama jangan hanya digulirkan kepada satu agama saja. Dalam hal ini Kristen ataupun Islam. Artinya Virus radikal yang sadisme menjangkit kesuluruh tubuh Agama.
Menyangkut masalah yang terjadi di Rohingya. Masalah yang mengatasnamakan Agama amat sulit untuk diselesaikan bila perlakuan itu didukung langsung oleh Negara. Pembiaran angkatan bersenjata terhadap genosida yang dilakukan oleh kelompok 969 itu tidak akan pernah berhenti jika Negara yang bersangkutan tidak turun tangan. Hal ini bisa menajdi sebuah tanda pelajaran agar mematikan niat sadistis yang beralasan radikalis sejak dini. Karena terorisme bukan hanya urusan agama tapi ini adalah urusan Negara.
Setelah mendengar suara lantang akan nasib manusia Rohingya. Kita sebagai manusia yang beradab jangan cepat berkesimpulan untuk membalas dendam kepada kelompok yang obskurantisme tertentu. Semua agama memiliki unsur Cinta. Hanya saja Cinta itu terkungkung saat Radikal Agama berteriak. Cintapun buta oleh permusuhan. Maka sebagai islam yang hanif. Kita jadikan peristiwa Rohingya sebagai pelajaran untuk tidak beradikal anarkisme yang sadisme. Tapi boleh Radikal  fundamentalis yang moderat. Marilah kita beragama cinta. Bukan cinta Agama.

Selasa, 19 Mei 2015

Kapan Tuhan berulang tahun



OPINI GILA “Kapan Tuhan berulang Tahun?”
M’r

Ada satu waktu dimana seorang manusia menetapkan suatu hari yang spesial untuknya dan secara relatif ingin di spesialkan di hari itu. Hari yang dimaksud adalah hari ulang tahun, Milad, Birthday, hari kelahiran atau hari dimana putusnya tali rahim ibu dari pusar bayi yang menimbulkan tangisan kebahagiaan.
Hari ulang tahun biasanya diperingati dengan nyanyian “ happy birthday to you” atau ucapan “selamat ulang tahun” yang kemudian di iringi dengan sebuah kue diabetes dan hadiah yang dimisterikan oleh pembungkus kado yang cantik. Atau yang tidak bermodal hanya mengucapkan lewat akun Face book dengan singkatan “HBD”.
Subjek manusia yang berulang tahun pula bermacam dalam memperingati hari ulang tahun. Ada yang mengeluarkan biaya sendiri, memasang segala pernak-pernik pesta lebay, ada yang hanya merahasiakan hari ulang tahunnya karena takut ditimpuk telur busuk. Ada yang lebih agamais menyambut hari ulang tahunnya dengan berpuasa ada pula yang biasa-biasa saja saat menyambut hari yang spesial itu. Ini mengartikan bahwa hari ulang tahun itu merelatifkan perasaan. Masing-masing manusia memperingati hari ulang tahun dengan caranya dan metodenya sendiri.
Namun adakah manusia pernah mempertanyakan dirinya. Apa filosofi dari hari ulang tahun itu?.
Kata “ulang tahun” kita ambil sebagai ukuran pertama untuk memfilosofikan hari kelahiran. Karena mayoritas mulut manusia melayu sering memakai kata ini untuk menandai hari kelahiran.
Jika kita lihat dari esensi katanya. “ Ulang tahun”. Kata “ ulang, mengulangi, di ulangi” bisa diartikan secara harfiah adalah mundur kembali kebelakang. Maka memperingati hari ulang tahun berarti kembali ketahun dimana kehidupan manusia di mulai. Pertanyaanya adalah. Mengapa mesti kata “Tahun” yang dipilih untuk melengkapi kata ulang. Mengapa bukan “ ulang hari, ulang tanggal, ulang bulan atau ulang detik”. Jiak kita jawab dnegan mengahadirkan hikmahnya. Kata tahun yang menemani kata ulang menjadi ulang tahun.  Mengajarkan agar manusia tiada hentinya bersyukur setiap hari sampai berganti tahun ke tahun.
Sementara itu mulut manusia Inggris. Menandai hari kelahiran dengan mengucapkan” happy birthday”. Secara liar penulis mengartikannya “ hari burung bergembira” dengan tafsiran bahwa hari kelahiran mesti diperingati dengan rasa senang seperti seekor burung yang selalu bernyanyi setiap harinya dengann gembira sebagai bukti rasa ke syukuran.
Lalu muncul pertanyaan lain bagaimanakah hari ulang tahun sendiri bagi manusia super?
Maulid atau milad adalah salah satu sebutan bagi hari kelahiran manusia suci Rasulullah Saw. Maulid yang artinya adalah hari lahir. Dalams sejarahnya Raja Musaffar yang adalah raja Irbil yang pertama kali memperingati hari maulid Nabi ini. Meski ada juga yang beranggapan bahwa Shalahuddin Al ayyubilah yang pertama kali memperingati maulid nabi. Namun dari perbedaan itu memunculkan tujuan yang sama dari maulid nabi yakni untuk menghormati dan menghargai Rasulullah SAW.

Sementara itu sebutan bagi hari kelahiran manusia super lainnnya yakni nabi Yesus. Disebut sebagai hari natal. Natal adalah bahasa portugis yang artinya kelahiran. Dibarat hari kelahiran nabi Yesus diperingati dengan sangat meriah, pohon natal dihiasi dengan lampu warna-warni dan dongeng Santa claus yang menggembirakan telinga anak-anak. Dan smeua itu menunjukkan begitu gembiranya manusia menyambur kelahiran Nabi Yesus.
Namun pertanyaan gilanya adalah. Kapankah ulang tahun bagi Tuhan.? Tentu pertanyaan ini bukan bermaksud memanusiakan Tuhan. Penulis hanya ingin menggugah nurani autentik manusia untuk tidak hanya bergembira dengan hari kelahiran manusia saja. tapi hari ulang tahun meski juga di berikan bagi Tuhan. Ada satu hari dimana kita bisa menyediakan waktu untuk Tuhan dan berpesta dengannya. Namun ini tentunya misi yang sangat gila. Namun bukan bermaksud untuk menggilakan subjek yang lain.
Sebagai ukuran hari ulang tahun Tuhan. Tentu tidak bisa disamakan dengan hari ulang tahun manusia. Tuhan tidak pernah lahir karena Tuhan tidak pernah berawal. Dia yang adalah penggerak pertama tidak mungkin digerakkan. Dia yang menciptakan tidak mungkin diciptakan. Maka tidak ada hari lahir bagi Tuhan. Maka kata ulang tahun bagi Tuhan bukan untuk mengulang tahunkan Tuhan tapi penulis ingin agar manusia juga mesti harus menghargai, menyayangi, mencintai. Dan tidak pernah lupa untuk mengucapkan “ happy birthday dalam bentuk Dzikrullah setiap detiknya.” Untuk Tuhan yang nantinya kembali untuk manusia. Hari ulang tahun bagi Tuhan tidak mungkin bisa di tetapkan dalam ruang dan waktu. Maka setiap detik setiap jalannya waktu disitulah Tuhan berulang tahun setidaknya mendekati. Maka setiap saat manusia mesti selalu ingat dengan Tuhan di setiap hembusan nafasnya.
Sholat lima waktu juga termasuk prosesi dari pesta ulang tahun Tuhan, semua hari adalah hari ulang tahun Tuhan.