TRISTAN
UND ISOLDE
Derai rambatan
suara menusuk gendang telinga. Mengalir terus melelehkan alam cinta. Air mata
mengalir ketika pintu esensi terungkap. Haru biru kisah cinta suci yang malang.
Aku mencintainya, dia mencintaiku. Namun cinta kita terahasiakan dalam kotak
misteri. Kita bercinta di ranjang siksa metafisik.
Dialah Tristan dan
isolde. Dua manusia sepasang tapi tak pernah terpasang. Dua manusia yang saling
mencintai tapi tak pernah bercinta secara fisik. Malang nasibnya hanya bisa
merasakan apa yang dinamakan cinta sejati.
Dialah isolde
seorang putri yang cantik. Putri dengan matanya yang sayu dan senyuman yang meluluhkan cinta. Dialah putri dari Irlandia. Kecantikannya mempesona
seorang raja dari cornwall bernama Mark. Dengan takdir yang mengatur mereka
lalu di jodohkan. Raja Mark yang berbunga hatinya lalu mengutus keponakan
laki-lakinya yang tampan bernama Tristan.
Jalinan cinta terlarang pun terjalin. Tristan
mencintai calon ratu bagi pamannya. Dan calon ratu itu juga mencintai Tristan. Mereka
saling mencintai dalam kegelapan. Merahasiakan jalinan cintanya dibawah
ketidaktahuan raja Mark. Namun apa daya karena ego dua negara yang terlnjur
terikat dalam sebuah perjanjian. Putri Isolde tak dapat menolak pinangan raja
Mark. Mereka menikah tanpa cinta. Meskipun putri Isolde telah menikah dengan
raja Mark namun suami sesungguhnya adalah Tristan seorang.
Jalinan cinta terlarang itu ternyata keluar pada
kebenaran. Raja Mark mengetahui cinta terlarang itu. Sang raja naik pitam. Namun
setelah berpikir sehat. Dia memaafkan putri Isolde. Tapi tidak bagi
keponakannya. Tristan harus dibuang dari kerajaan. Lalu dia berkelana tanpa
arah. Karena tujuan kehidupannya ada pada kerajaan. Dialah putri Isolde. Tujuan
hidupnya.
Namun dalam keadaan berkelana itu. Dia bertemu
dengan wanita bernama Iseult yang berasal dari Britania. Wanita itu lalu
mengingatkan Tristan pada gadis pujaannya Isolde. Tristan lalu menikahi Iseult
yang dipandangnya adalah Isolde. Tristan begitu dimabuk candu cinta akan isolde
sehingga dia mencintai iseult karena mencintai isolde. Menikahlah dia. Namun Tristan
tak pernah menyentuh Iseult sepanjang hidupnya. Karena yang ingin disentuhny
hanyalah seorang putri isolde. Iseult yang mencintai Trista merasakan
kecemburuan atas cintanya yang bertepuk sebelah tangan.
Diakhir hayatnya Tristan yang sekarat. Mengirimi surat
cinta kepada Isolde. Yang isinya adalah “ jika kau memang mencintaiku wahai
putri isolde maka datanglah kau menjengukku. Jika kau tak bisa karena larangan
dari raja mark. Maka kirimilah aku kapal yang berwarna putih jika kau memang
mencintaiku jika tidak maka kirimilah aku kapal hitam.”
Putri Isolde lalu membalasnya mengirimi Tristan
sebuah kapal berwarna putih sebagai tanda cintanya pada Tristan. Namun yang
sampai ditelinga Tristan adalah kapal berwarna hitam. Iseult yang berkata
seperti itu karena kecemburuan yang sudah mencekamnya. Tristan lalu merasa tak
lagi punya tujuan meneruskan hidup saat medengar kabar itu. Setelah pujaan
hatinya tak lagi mencintainya. Maka matilah tujuannya. Tristan menutup mata dan
pergi untuk selamanya. Dan setelah mendengar kepergian Tristan. Putri Isolde
merasakan kesedihan yang menahun. Yang membuatnya sakit-sakitan. Matilah ia
dengan kesedihan akan ditinggal oleh tristan.
Kisah yang menyedihkan. Kisah cinta Tristan und
Isolde lewat wagner dia bersyimponhy mengenang kisah cinta yang tragis namun
esensinya adalah kesucian cinta. Tristan pergi dengan kabar palsu namun
cintanya tetap suci. Putri Isolde juga pergi dengan cintanya yang setia. Setidaknya
jika cinta yang bersemi di bumi tak berbuah dibumi maka ia akan berbuah
dilangit.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar